Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Jefry Romdhony: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 2026

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 2026

Pemerintah Iran Sebut Ziarah Delegasi Tingkat Tinggi Indonesia Cermin Eratnya Persahabatan

Juli 12, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Bamsoet Dorong Pengembangan Makanan Siap Saji Berteknologi Sebagai Solusi Saat Darurat Bencana
DPR

Bamsoet Dorong Pengembangan Makanan Siap Saji Berteknologi Sebagai Solusi Saat Darurat Bencana

RedaksiBy RedaksiFebruari 25, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
PT. BAMS (Banjarnegara Agro Mandiri Sejahtera), dalam masa tanggap darurat bencana alam di Sumatera telah mengirimkan 1.000 paket makanan siap saji berteknologi (Foto: Istimnewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang politik, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menuturkan PT. BAMS (Banjarnegara Agro Mandiri Sejahtera) yang didirikan di Daerah Pemilihannya Banjarnegara Jawa Tengah pada 2013, dalam masa tanggap darurat bencana alam di Sumatera telah mengirimkan 1.000 paket makanan siap saji berteknologi.

Bantuan tersebut disalurkan untuk para penyintas di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Di tengah fase tanggap darurat yang kerap menentukan hidup dan mati penyintas, kecepatan distribusi logistik menjadi faktor krusial, terutama pasokan makanan.

“Dalam situasi bencana, distribusi pangan harus bergerak cepat karena itu menyangkut daya tahan fisik dan psikologis para penyintas. Kita tidak bisa menunggu sistem dapur umum berdiri sempurna sementara warga sudah berhari-hari berada di pengungsian,” ujar Bamsoet saat menerima direksi PT. BAMS di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Sebagai informasi Andri Noviar mewakili PT Banjarnegara Agro Mandiri Sejahtera selaku produsen makanan siap saji berteknologi, mengirimkan langsung ribuan paket makanan siap saji tersebut langsung untuk korban bencana di Aceh Tamiang, Aceh, pada Kamis (15/1/2026).

Baca juga:

Sepakati Penambahan TKD, DPR RI Apresiasi Langkah Percepatan Pemulihan Pascabencana  Sumatera

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini memaparkan, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, intensitas bencana hidrometeorologi di Indonesia terus meningkat.

Sepanjang tahun 2025, tercatat ribuan kejadian banjir, longsor, dan angin kencang yang berdampak pada jutaan warga.

Di Sumatera, sejumlah kabupaten di Aceh dan Sumatera Utara masuk dalam wilayah rawan banjir akibat curah hujan ekstrem dan meluapnya sungai. Dalam situasi seperti itu, akses jalan kerap terputus, distribusi logistik tersendat, dan dapur umum sulit segera beroperasi.

“Kita harus realistis melihat kondisi di lapangan. Membangun dapur umum memerlukan peralatan, gas, air bersih, tenaga relawan, dan waktu. Sementara korban membutuhkan asupan gizi saat itu juga. Karena itu, makanan siap saji berteknologi menjadi solusi strategis yang efektif dalam menjawab tantangan logistik darurat,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menjelaskan, PT BAMS memproduksi makanan siap saji yang dirancang khusus untuk situasi krisis. Produk tersebut dapat langsung dikonsumsi dengan tambahan air panas sesuai takaran, tanpa perlu proses memasak yang rumit.

Teknologi pengolahan dan pengemasan memungkinkan makanan bertahan dalam jangka waktu tertentu, higienis, dan mudah didistribusikan dalam jumlah besar. Konsep ini mempersingkat rantai logistik sekaligus meminimalkan ketergantungan pada fasilitas dapur umum di lokasi bencana.

“Kami ingin menghadirkan solusi konkret. Ketika akses jalan terputus dan sumber daya terbatas, bantuan pangan harus tetap bisa menjangkau korban. Produk ini dirancang agar praktis, aman, dan mampu menjaga kebutuhan kalori harian penyintas, terutama anak-anak dan kelompok rentan,” urai Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran ini menambahkan, inovasi industri pangan dapat berperan langsung dalam manajemen kebencanaan nasional.

Di tengah meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologi di berbagai daerah, model bantuan berbasis teknologi seperti ini menjadi alternatif strategis untuk mempercepat respons kemanusiaan.

Pendekatan tersebut juga membuka ruang kolaborasi antara sektor industri, relawan, dan pemerintah dalam memperkuat sistem ketahanan pangan darurat Indonesia.

“Industri pangan harus hadir memberi solusi konkret saat negara menghadapi situasi darurat. Ke depan, kami akan memperkuat kapasitas produksi agar respons bantuan bisa menjangkau lebih banyak wilayah rawan bencana di Indonesia,” pungkas Bamsoet. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Jefry Romdhony: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 2026

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 2026

Baleg DPR: Tidak Benar RUU Perampasan Aset Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2026

Juli 12, 2026
Berita Terkini

Kemenkes Didesak Percepat Pengadaan Reagen Deteksi HIV pada Bayi

Juli 13, 202619 Views

Jefry Romdhony: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 20265 Views

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 20263 Views

Baleg DPR: Tidak Benar RUU Perampasan Aset Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2026

Juli 12, 20262 Views

Udang Kebumen Tembus Pasar AS, Darori Soroti Dampaknya Bagi Warga

Juli 12, 20265 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Komisi II DPR Usul Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Juli 6, 2026301 Views

DPR: Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Harus Lewat UU, Tak Bisa Diputuskan DPRD

Juli 7, 2026255 Views

Prof Sufmi Dasco Ahmad, Politikus Senyap yang Menjembatani Stabilitas Politik Nasional

Juli 3, 202653 Views
Pilihan Editor

Kemenkes Didesak Percepat Pengadaan Reagen Deteksi HIV pada Bayi

Juli 13, 2026

Jefry Romdhony: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 2026

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?