Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal Demi Pencapaian Target

Oktober 4, 2026

KPK OTT Kasus HGB Di Bogor Sita Uang Tunai Ratusan Miliar Rupiah 

September 15, 2026

Pemerintah siapkan skema khusus MBG untuk wilayah 3T

Juni 27, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv Minta Ada Protokol Darurat Karhutla Ancaman Terhadap Satwa
DPR

Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv Minta Ada Protokol Darurat Karhutla Ancaman Terhadap Satwa

RedaksiBy RedaksiSeptember 4, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id- Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, meminta pemerintah

memberikan perhatian serius terhadap perlindungan satwa dalam penanganan Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan dan sejumlah wilayah Indonesia lainnya.

Menurutnya karhutla tak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat dan lingkungan, namun juga mengancam keberlangsungan hidup flora dan fauna endemik yang selama ini menjadikan kawasan hutan sebagai habitatnya.

Terlebih kata Rajiv, Kalimantan merupakan salah satu wilayah dengan kekayaan keanekaragaman hayati yang tinggi. Berbagai satwa dan tumbuhan langka hidup di kawasan tersebut, mulai dari orang utan, bekantan, burung rangkong, pohon ulin, hingga beragam jenis anggrek.

“Karhutla tidak hanya menghilangkan pepohonan, tetapi juga sumber makanan, air, dan habitat satwa. Kekayaan genetik Indonesia pun berpotensi ikut musnah,” kata Rajiv, dalam keterangan yang diterima, Kamis (3/9/2026).

Rajiv mengatakan, satwa yang berhasil lolos dari kebakaran belum tentu terbebas dari ancaman. Kehilangan habitat dan sumber makanan dapat memaksa satwa keluar dari kawasan hutan dan mendekati wilayah aktivitas manusia.

Kondisi tersebut, menurutnya, berpotensi memicu konflik antara manusia dan satwa liar, terutama ketika hewan-hewan tersebut masuk ke kawasan perkebunan, hutan sekunder, hingga permukiman warga.

Karena itu, Rajiv mendorong pemerintah agar tidak hanya mengandalkan langkah pemadaman ketika kebakaran sudah terjadi. Ia meminta penanganan karhutla diarahkan pada upaya pencegahan permanen berbasis risiko.

Langkah tersebut, kata dia, harus melibatkan berbagai pihak, mulai dari kementerian terkait, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, pemegang konsesi, masyarakat adat, hingga warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

“Situasi ini harus dilihat sebagai krisis ekologis, bukan sekadar persoalan pemadaman api. Setiap titik panas harus segera diverifikasi, ditelusuri sumbernya, dan ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran besar,” tegas legislator NasDem itu.

Rajiv juga meminta Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup menyiapkan protokol tanggap darurat khusus untuk penyelamatan satwa terdampak karhutla.

Menurutnya, protokol tersebut perlu mencakup pemetaan habitat dan koridor satwa, pembentukan tim penyelamatan dan layanan kesehatan satwa, penyediaan habitat sementara, hingga pemantauan terhadap kondisi satwa setelah kebakaran.

Selain itu, Rajiv menilai perlindungan terhadap habitat penting di luar kawasan konservasi juga harus diperkuat. Upaya itu dapat dilakukan melalui pembangunan koridor ekologis, penyediaan areal preservasi, serta kerja sama dengan pemegang konsesi dan masyarakat sekitar.

“Perlindungan satwa harus menjadi bagian integral dari penanganan karhutla. Jangan sampai kita hanya menyelamatkan hutan dari api, tetapi kehilangan kekayaan hayati yang ada di dalamnya,” pungkasnya.(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Pemberdayaan UMKM Butuh Perluasan Jejaring dan Pasar

Oktober 4, 2026

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal Demi Pencapaian Target

Oktober 4, 2026

Fraksi PKS Dukung Rencana Pemerintah Menanggung PPh 21 Pekerja Bergaji Dibawah 10 Juta/Bulan

Oktober 4, 2026
Berita Terkini

Pemberdayaan UMKM Butuh Perluasan Jejaring dan Pasar

Oktober 4, 20260 Views

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal Demi Pencapaian Target

Oktober 4, 20261 Views

Fraksi PKS Dukung Rencana Pemerintah Menanggung PPh 21 Pekerja Bergaji Dibawah 10 Juta/Bulan

Oktober 4, 20260 Views

Gubernur DKI Pramono Anung Optimis Timnas Indonesia Juara

Oktober 4, 20260 Views

Tiket Final FIFA ASEAN CUP Indonesia Vs Thailand Terjual 67 Ribu

Oktober 4, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20265 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20264 Views

Ariawan Titip Pesan ke KWP: Jaga Persatuan, Rawat Soliditas

Oktober 2, 20263 Views
Pilihan Editor

Pemberdayaan UMKM Butuh Perluasan Jejaring dan Pasar

Oktober 4, 2026

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal Demi Pencapaian Target

Oktober 4, 2026

Fraksi PKS Dukung Rencana Pemerintah Menanggung PPh 21 Pekerja Bergaji Dibawah 10 Juta/Bulan

Oktober 4, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?