Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal Demi Pencapaian Target

Oktober 4, 2026

KPK OTT Kasus HGB Di Bogor Sita Uang Tunai Ratusan Miliar Rupiah 

September 15, 2026

Pemerintah siapkan skema khusus MBG untuk wilayah 3T

Juni 27, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Fahri Hamzah: Restorasi Desa Adat Sade Harus Pertahankan Bentuk Asli
Peristiwa

Fahri Hamzah: Restorasi Desa Adat Sade Harus Pertahankan Bentuk Asli

RedaksiBy RedaksiSeptember 3, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak akan menghilangkan karakter asli permukiman tradisional yang menjadi salah satu ikon budaya dan pariwisata daerah tersebut. 

Pemulihan 75 rumah adat yang terbakar akan diarahkan dengan tetap mempertahankan bentuk bangunan, sekaligus memperkuat infrastruktur agar kawasan tersebut lebih aman dari risiko kebakaran.

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) RI Fahri Hamzah mengatakan, bentuk asli rumah adat harus menjadi acuan utama dalam proses pembangunan kembali. 

Menurut dia, karakter bangunan Desa Adat Sade tidak dapat disamakan dengan rumah hunian biasa karena memiliki nilai budaya sekaligus fungsi pariwisata.

“Harus mempertahankan bentuk aslinya karena apa pun ini sudah masuk daerah wisata yang sudah dikenal. Cuma lagi-lagi perlengkapan yang mengamankan, membuatnya indah, bersih dan sebagainya itu yang harus ditambah infrastrukturnya,” kata Fahri seusai mengunjungi Desa Adat Sade, NTB, Kamis (3/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Fahri meninjau kondisi masjid dan permukiman warga yang terdampak kebakaran. 

Ia menilai proses pemulihan membutuhkan koordinasi lintas kementerian karena pembangunan kembali tidak hanya menyangkut rumah tinggal, tetapi juga menyentuh aspek pelestarian budaya, keselamatan dan pariwisata.

“Kita akan selesaikan seluruh infrastrukturnya karena ini bukan rumah biasa ya, ini adalah rumah yang punya elemen budaya di dalamnya, pariwisata di dalamnya, sehingga kita perlu bekerja sama lintas kementerian,” ujarnya.

Salah satu perhatian utama pemerintah adalah sistem kelistrikan. Infrastruktur listrik di kawasan permukiman adat perlu dirancang secara khusus untuk menyesuaikan karakter bangunan tradisional yang sebagian besar menggunakan material kayu dan atap rumbia.

Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 ini mengatakan, pemerintah akan meminta PT PLN (Persero) menyiapkan desain instalasi listrik yang sesuai dengan karakter desa budaya. 

Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keaslian bangunan sekaligus mengurangi potensi terjadinya kebakaran akibat persoalan instalasi listrik.

“Kita akan minta PLN mendesain secara khusus supaya desa-desa budaya seperti ini, karena sifat aslinya terdiri dari kayu, atap rumbia, tapi kita harus tetap jaga supaya tidak mudah terkena api,” katanya.

Pemerintah juga mendorong keterlibatan akademisi, ilmuwan dan para ahli dalam merancang konsep pemulihan Desa Adat Sade. 

Pertemuan lintas kementerian dan kalangan akademik diperlukan agar restorasi tidak berhenti pada pembangunan kembali bangunan yang rusak, tetapi menghasilkan kawasan adat yang lebih aman, sehat, bersih dan tertata.

Fahri menyebut konsep tersebut sebagai Desa Sade yang lebih “Asri”, yakni aman, sehat, resik dan indah. 

Menurut dia, pengembangan kawasan harus mampu menjaga nilai budaya sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, restorasi Desa Adat Sade diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemulihan aktivitas ekonomi dan pariwisata. 

Kawasan itu juga dapat dikembangkan sebagai ruang pendidikan dan pengetahuan mengenai arsitektur tradisional, kehidupan masyarakat adat serta pelestarian budaya.

“Pemerintah bertanggung jawab untuk mengurusi semuanya agar infrastruktur Desa Sade memungkinkan tahan lama dan tidak lagi mudah untuk kena musibah kebakaran seperti ini,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gelora ini.

Kebakaran sebelumnya menghanguskan 75 rumah adat di Dusun Adat Sade. Rumah-rumah tersebut memiliki nilai sejarah karena telah dihuni hingga 15 generasi dan berusia ratusan tahun.

Selain rumah adat, kebakaran juga berdampak pada sejumlah fasilitas dan bangunan pendukung kawasan adat, yakni satu masjid, empat berugak sekenem, enam berugak sekepat, delapan lumbung alang, 69 art shop, satu bale beleq, toilet umum, gerbang adat serta lumbung gamelan.

Sebanyak 75 kepala keluarga dengan total sekitar 300 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut. Kerugian material akibat kebakaran di Dusun Adat Sade diperkirakan mencapai Rp34 miliar hingga Rp35 miliar.

Pemerintah kini menghadapi tantangan untuk memulihkan kawasan tersebut tanpa mengorbankan keaslian warisan budaya. 

Restorasi diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki infrastruktur dasar, terutama aspek keselamatan, sehingga Desa Adat Sade dapat kembali berfungsi sebagai permukiman masyarakat adat sekaligus destinasi wisata budaya yang lebih aman dan berkelanjutan.  (awn)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Gubernur DKI Pramono Anung Optimis Timnas Indonesia Juara

Oktober 4, 2026

Tiket Final FIFA ASEAN CUP Indonesia Vs Thailand Terjual 67 Ribu

Oktober 4, 2026

MUI : Wacana Penyediaan Alat bantu Seks Warga Binaan Di Lapas Haram

Oktober 4, 2026
Berita Terkini

Pemberdayaan UMKM Butuh Perluasan Jejaring dan Pasar

Oktober 4, 20260 Views

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal Demi Pencapaian Target

Oktober 4, 20261 Views

Fraksi PKS Dukung Rencana Pemerintah Menanggung PPh 21 Pekerja Bergaji Dibawah 10 Juta/Bulan

Oktober 4, 20260 Views

Gubernur DKI Pramono Anung Optimis Timnas Indonesia Juara

Oktober 4, 20260 Views

Tiket Final FIFA ASEAN CUP Indonesia Vs Thailand Terjual 67 Ribu

Oktober 4, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20265 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20264 Views

Ariawan Titip Pesan ke KWP: Jaga Persatuan, Rawat Soliditas

Oktober 2, 20263 Views
Pilihan Editor

Pemberdayaan UMKM Butuh Perluasan Jejaring dan Pasar

Oktober 4, 2026

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal Demi Pencapaian Target

Oktober 4, 2026

Fraksi PKS Dukung Rencana Pemerintah Menanggung PPh 21 Pekerja Bergaji Dibawah 10 Juta/Bulan

Oktober 4, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?