Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR RI Perkuat Sinergi Fiskal dan Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Juni 6, 2026

Indonesia dan China: Dua Proklamasi, Dua Trajektori

Maret 18, 2026

Perjuangan Kesetaraan Perempuan Bukan Isu Sektoral Tetapi Agenda Peradaban Bangsa

Agustus 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » DPR Desak BNPB Audit Distribusi Bantuan Gempa NTT Belum Merata
DPR

DPR Desak BNPB Audit Distribusi Bantuan Gempa NTT Belum Merata

RedaksiBy RedaksiAgustus 21, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Anggota Komisi VIII DPR RI, Mahdalena, mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan audit menyeluruh terhadap rantai distribusi bantuan korban gempa M 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Audit ini dinilai mendesak lantaran masih adanya warga terdampak yang belum tersentuh bantuan.

Mahdalena pun menegaskan, bahwa persoalan bencana tak sekadar memastikan ketersediaan logistik di gudang atau posko utama, melainkan menjamin bantuan tersebut sampai ke tangan korban yang membutuhkan.

“Gempa yang melanda NTT menyebabkan banyak warga kehilangan harta benda, tempat tinggal, bahkan anggota keluarga. Mereka kini harus bertahan di tengah kondisi darurat dan sangat membutuhkan bantuan,” kata Mahdalena dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

“Ternyata masih ada pengungsi yang belum mendapatkan bantuan secara memadai. BNPB harus segera melakukan audit mata rantai distribusi untuk mempercepat sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran,” lanjut legislator asal NTB tersebut.

Menurut Mahdalena, pemetaan arus distribusi penting untuk mengetahui secara presisi wilayah mana saja yang terlayani dan belum terjangkau. Langkah ini sekaligus mencegah adanya penumpukan logistik di satu titik, sementara daerah lain justru kelaparan.

“Audit ini bukan sekadar persoalan administrasi. Pemerintah harus bisa mengetahui bantuan bergerak dari mana, disalurkan melalui siapa, sampai di mana, dan akhirnya diterima oleh siapa. Tidak boleh ada wilayah yang terlewat, sementara di tempat lain bantuan justru menumpuk,” tegasnya.

Kondisi memprihatinkan memang dialami sebagian warga di lapangan, contohnya terjadi di Desa Riung, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT, warga yang mengungsi secara mandiri di tenda-tenda mengaku belum menerima paket makanan maupun obat-obatan.

Ironisnya, truk-truk pengangkut logistik setiap hari terus melintas di depan pemukiman mereka. Di sisi lain, pengungsi di posko terpusat pun mengeluhkan jumlah pasokan yang diterima masih jauh dari kata cukup.

Meski memahami kendala geografis dan akses medan yang berat di NTT. Namun, hal itu menurutnya tidak boleh menjadi alasan pemerintah untuk abai menjangkau wilayah terisolir.

“Penyaluran bantuan harus terus diupayakan, termasuk ke daerah yang sulit dijangkau. Pemerintah harus memastikan tidak ada pengungsi yang tertinggal hanya karena lokasi mereka jauh dari posko utama,” ujar Mahdalena.

Lebih lanjut, legislator dari Fraksi PKB itu juga mewanti-wanti agar pendataan audit memberi perhatian khusus kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, serta ibu hamil dan menyusui.

“Kebutuhan kelompok khusus ini berbeda, bantuan tidak bisa disamaratakan. Pendataan dan audit harus memastikan kebutuhan kelompok rentan ini masuk dalam prioritas distribusi,” pungkasnya. (erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

DPR Bahas Kesetaraan Guru PAUD dalam Revisi UU Sisdiknas

Agustus 21, 2026

Komisi VII DPR Minta Industri Kendaraan Listrik Diperkuat Berpotensi Kuasai Pasar Otomotif

Agustus 21, 2026

Anggota DPR Dorong Karhutla Kalimantan Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Agustus 21, 2026
Berita Terkini

DPR Desak BNPB Audit Distribusi Bantuan Gempa NTT Belum Merata

Agustus 21, 20260 Views

DPR Bahas Kesetaraan Guru PAUD dalam Revisi UU Sisdiknas

Agustus 21, 20260 Views

Komisi VII DPR Minta Industri Kendaraan Listrik Diperkuat Berpotensi Kuasai Pasar Otomotif

Agustus 21, 20260 Views

Anggota DPR Dorong Karhutla Kalimantan Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Agustus 21, 20260 Views

Mariana Dorong Penanganan Karhutla Kalsel Dipercepat Menyusul Buruknya Kualitas Udara

Agustus 21, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Data BNPB Gempa NTT Sampai Sabtu (15/8), Jumlah Korban Meninggal 47 Orang, Rumah Rusak 157 Rumah

Agustus 15, 20268 Views

BPIH 2027 Sebesar 107 Juta Harus DiDalami Lebih Lanjut

Agustus 19, 20264 Views

Bahtra Banong Tegaskan PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Penuh Waktu

Agustus 19, 20264 Views
Pilihan Editor

DPR Desak BNPB Audit Distribusi Bantuan Gempa NTT Belum Merata

Agustus 21, 2026

DPR Bahas Kesetaraan Guru PAUD dalam Revisi UU Sisdiknas

Agustus 21, 2026

Komisi VII DPR Minta Industri Kendaraan Listrik Diperkuat Berpotensi Kuasai Pasar Otomotif

Agustus 21, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?