Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR RI Perkuat Sinergi Fiskal dan Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Juni 6, 2026

Indonesia dan China: Dua Proklamasi, Dua Trajektori

Maret 18, 2026

Perjuangan Kesetaraan Perempuan Bukan Isu Sektoral Tetapi Agenda Peradaban Bangsa

Agustus 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Komisi VII DPR Minta Industri Kendaraan Listrik Diperkuat Berpotensi Kuasai Pasar Otomotif
DPR

Komisi VII DPR Minta Industri Kendaraan Listrik Diperkuat Berpotensi Kuasai Pasar Otomotif

RedaksiBy RedaksiAgustus 21, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia, menyambut baik perkembangan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia. Menurutnya, perkembangan kendaraan listrik berpotensi menjadi salah satu solusi efektif untuk mendorong dekarbonisasi di sektor transportasi.

Selain berdampak positif terhadap lingkungan, kendaraan listrik juga dinilai dapat memberikan manfaat bagi perekonomian nasional, terutama melalui penurunan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), pengembangan industri kendaraan listrik dalam negeri, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Dari sisi lingkungan, kendaraan listrik tidak menghasilkan gas buang pada saat dioperasikan. Emisi gas rumah kaca yang dihasilkan terutama berasal dari proses pembuatan komponen kendaraan dan sumber listrik yang digunakan,” kata Chusnunia pada Kamis (20/8/2026).

“Karena itu, kita berharap produksi kendaraan listrik nasional terus meningkat, baik secara kuantitas maupun kualitas, agar masyarakat semakin terdorong untuk beralih ke kendaraan listrik. Apalagi, Indonesia memiliki pasar yang besar,” lanjutnya.

Ia juga meminta pemerintah memberikan berbagai kemudahan bagi pengembangan produksi kendaraan listrik nasional secara massal.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar industri kendaraan listrik dalam negeri mampu bersaing dengan merek-merek dari luar negeri, baik dari sisi harga maupun teknologi.

Chusnunia menilai, dukungan kebijakan yang dapat memudahkan masyarakat beralih ke kendaraan listrik akan memberikan sinyal positif kepada seluruh ekosistem industri, mulai dari produsen dan konsumen kendaraan hingga pelaku usaha yang membangun infrastruktur pendukung.

“Data menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia semakin menggeliat. Pertumbuhan penjualan pada semester I-2026 menunjukkan bahwa mobil elektrifikasi bukan lagi sekadar pilihan alternatif, melainkan mulai mengambil porsi yang semakin besar dalam pasar otomotif nasional,” ungkapnya.

Perkembangan tersebut juga sejalan dengan langkah pemerintah dalam memperkuat industri kendaraan listrik nasional.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi ALVA di Cikarang, Bekasi.

Peluncuran tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk menghadirkan mobilitas yang semakin terjangkau dan berkualitas, sekaligus memperkuat industri, teknologi, ketahanan energi, serta peningkatan nilai tambah nasional.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), populasi kendaraan listrik di Indonesia telah mencapai 468.231 unit hingga sekitar April 2026.

Dari jumlah tersebut, kendaraan listrik roda dua menjadi kelompok terbesar dengan 242.909 unit. Sementara itu, kendaraan listrik roda empat penumpang tercatat sebanyak 223.100 unit.(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

DPR Desak BNPB Audit Distribusi Bantuan Gempa NTT Belum Merata

Agustus 21, 2026

DPR Bahas Kesetaraan Guru PAUD dalam Revisi UU Sisdiknas

Agustus 21, 2026

Anggota DPR Dorong Karhutla Kalimantan Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Agustus 21, 2026
Berita Terkini

DPR Desak BNPB Audit Distribusi Bantuan Gempa NTT Belum Merata

Agustus 21, 20260 Views

DPR Bahas Kesetaraan Guru PAUD dalam Revisi UU Sisdiknas

Agustus 21, 20260 Views

Komisi VII DPR Minta Industri Kendaraan Listrik Diperkuat Berpotensi Kuasai Pasar Otomotif

Agustus 21, 20260 Views

Anggota DPR Dorong Karhutla Kalimantan Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Agustus 21, 20260 Views

Mariana Dorong Penanganan Karhutla Kalsel Dipercepat Menyusul Buruknya Kualitas Udara

Agustus 21, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Data BNPB Gempa NTT Sampai Sabtu (15/8), Jumlah Korban Meninggal 47 Orang, Rumah Rusak 157 Rumah

Agustus 15, 20268 Views

BPIH 2027 Sebesar 107 Juta Harus DiDalami Lebih Lanjut

Agustus 19, 20264 Views

Bahtra Banong Tegaskan PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Penuh Waktu

Agustus 19, 20264 Views
Pilihan Editor

DPR Desak BNPB Audit Distribusi Bantuan Gempa NTT Belum Merata

Agustus 21, 2026

DPR Bahas Kesetaraan Guru PAUD dalam Revisi UU Sisdiknas

Agustus 21, 2026

Komisi VII DPR Minta Industri Kendaraan Listrik Diperkuat Berpotensi Kuasai Pasar Otomotif

Agustus 21, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?