Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Bahtra Banong Tegaskan PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Penuh Waktu

Agustus 19, 2026

Pemerintah Targetkan Perpres Ojol Terbit Akhir Bulan Agustus atau Awal September 2026

Agustus 19, 2026

BPIH 2027 Sebesar 107 Juta Harus DiDalami Lebih Lanjut

Agustus 19, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Esthon Foenay Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Hingga Dorong Rehabilitasi Tangani Gempa NTT
DPR

Esthon Foenay Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Hingga Dorong Rehabilitasi Tangani Gempa NTT

RedaksiBy RedaksiAgustus 19, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Esthon L. Foenay, mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam menangani dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026).

Menurut Esthon, respons pemerintah sejak hari pertama menunjukkan kehadiran negara dalam melindungi dan membantu masyarakat yang terdampak bencana. Mantan Wakil Gubernur NTT ini menilai, gerak cepat tersebut perlu dilanjutkan secara konsisten hingga memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Saya mengapresiasi langkah cepat pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo yang sejak awal kejadian langsung memerintahkan seluruh jajaran bergerak membantu masyarakat terdampak. Kehadiran negara sangat penting ketika masyarakat sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana,” ujar Esthon dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).

Sejak gempa terjadi, pemerintah pusat melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat penanganan di wilayah terdampak. Sejumlah pejabat pemerintah pusat juga telah turun langsung ke NTT untuk memantau kondisi masyarakat dan memastikan penanganan berjalan di lapangan.

Penanganan pada fase awal diarahkan pada penyelamatan dan evakuasi warga, pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, serta penanganan fasilitas dan infrastruktur yang terdampak.

Esthon menilai, langkah tersebut perlu didukung dengan pendataan yang akurat mengenai kondisi masyarakat dan tingkat kerusakan di setiap wilayah. Menurut dia, data yang valid penting untuk memastikan bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

“Yang harus kita pastikan adalah setiap masyarakat terdampak mendapatkan bantuan sesuai kebutuhannya. Karena itu, pendataan kerusakan dan kondisi warga harus dilakukan secara akurat agar bantuan pemerintah dapat cepat, tepat sasaran, dan tidak ada masyarakat yang terlewat,” kata Esthon.

Anggota Komisi II ini, juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Hal tersebut dinilai penting mengingat karakteristik wilayah NTT yang memiliki sejumlah daerah dengan akses yang tidak mudah.

“Koordinasi pusat dan daerah harus terus diperkuat. Kita tidak ingin ada masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau kemudian luput dari perhatian. Seluruh warga terdampak harus mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang layak,” ujarnya.

Setelah kebutuhan mendesak masyarakat terpenuhi, legislator daerah pemilihan NTT ini mendorong pemerintah segera menyiapkan agenda rehabilitasi dan rekonstruksi. Menurut dia, pemulihan harus mencakup rumah warga serta berbagai fasilitas publik yang menunjang kehidupan masyarakat.

“Setelah tanggap darurat, pekerjaan kita belum selesai. Justru kita harus memastikan proses pemulihan berjalan. Rumah warga, sekolah, fasilitas kesehatan, akses transportasi, dan fasilitas publik lainnya harus segera dipulihkan agar kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan,” tegas Esthon.

Esthon juga mengingatkan agar pembangunan kembali tidak sekadar mengembalikan kondisi seperti sebelum bencana. Menurut dia, rehabilitasi dan rekonstruksi harus sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur dan masyarakat terhadap potensi bencana di masa mendatang.

“Pemulihan harus menjadi kesempatan untuk membangun kembali dengan lebih baik dan lebih aman. Kita harus belajar dari bencana ini agar infrastruktur yang dibangun kembali memiliki ketahanan yang lebih baik dan masyarakat semakin siap menghadapi risiko bencana,” ujarnya.

Dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR RI, Esthon menyatakan akan mendukung sekaligus mengawal langkah pemerintah dalam memastikan proses pemulihan masyarakat Flores berjalan secara berkelanjutan. Ia menilai, dukungan politik dan pengawasan parlemen diperlukan agar agenda pemulihan tidak berhenti setelah fase tanggap darurat berakhir.

“Sebagai bagian dari Fraksi Gerindra, saya mendukung langkah cepat yang telah dilakukan pemerintah. Dukungan itu juga harus kita lanjutkan dengan mengawal agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sampai masyarakat benar-benar pulih,” tutur Esthon.(erc).

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

BPIH 2027 Sebesar 107 Juta Harus DiDalami Lebih Lanjut

Agustus 19, 2026

Bathra Dukung Larangan Pemda Merekrut Tenaga Honorer Agar Tidak Jadi Beban Fiskal Di Kemudian Hari

Agustus 19, 2026

Komisi VIII DPR RI Dorong Masa Pelunasan Biaya Haji 2027 Diperpanjang Hingga Lima Bulan

Agustus 19, 2026
Berita Terkini

BPIH 2027 Sebesar 107 Juta Harus DiDalami Lebih Lanjut

Agustus 19, 20261 Views

Menhaj Usulkan Biaya Haji 2027 Naik Jadi Rp 107 Juta

Agustus 19, 20260 Views

Kemendagri Minta Daerah Segera Intervensi Kenaikan Harga Beras

Agustus 19, 20260 Views

Bathra Dukung Larangan Pemda Merekrut Tenaga Honorer Agar Tidak Jadi Beban Fiskal Di Kemudian Hari

Agustus 19, 20261 Views

Esthon Foenay Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Hingga Dorong Rehabilitasi Tangani Gempa NTT

Agustus 19, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Data BNPB Gempa NTT Sampai Sabtu (15/8), Jumlah Korban Meninggal 47 Orang, Rumah Rusak 157 Rumah

Agustus 15, 20268 Views

Evita Nursanty : DPR Dan Pemprov Dorong Tata Kelola Berkelanjutan Di Kawasan 3 Gili

Agustus 14, 20267 Views

Ketua MPR RI Ahmad Muzani Tegaskan Pentingnya Rawat Persatuan Dan Persaudaraan

Agustus 14, 20267 Views
Pilihan Editor

BPIH 2027 Sebesar 107 Juta Harus DiDalami Lebih Lanjut

Agustus 19, 2026

Menhaj Usulkan Biaya Haji 2027 Naik Jadi Rp 107 Juta

Agustus 19, 2026

Kemendagri Minta Daerah Segera Intervensi Kenaikan Harga Beras

Agustus 19, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?