Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Dirgahayu TNI ke-81, Sukamta: TNI Semakin Kuat, Pertahanan Indonesia Semakin Kokoh

Oktober 6, 2026

Komisi VII Pertimbangkan Perizinan Satu Pintu Untuk Kawasan Industri

Oktober 6, 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN CUP 2026 Kalahkan Thailand Skor 4-2

Oktober 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Puan Minta Pemerintah Percepat Pendataan Korban Gempa NTT dan Segera Respons Kebutuhan Warga Terdampak
DPR

Puan Minta Pemerintah Percepat Pendataan Korban Gempa NTT dan Segera Respons Kebutuhan Warga Terdampak

RedaksiBy RedaksiAgustus 15, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya. Ia pun meminta Pemerintah bergerak cepat untuk memastikan kecepatan penanganan terhadap warga terdampak gempa.

“Pimpinan DPR menyampaikan keprihatinan atas bencana gempa besar di NTT. Pemerintah harus bergerak cepat untuk menangani dampak gempa, dan merespons cepat kebutuhan warga terdampak,” kata Puan, Sabtu (15/8/2026).

Seperti diketahui, gempa berkekuatan M 7 yang berpusat di di Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, terjadi pagi tadi. Gempa ini dirasakan di sejumlah wilayah, dan menyebabkan dampak yang cukup besar di pusat gempa dan wilayah utara Flores mulai dari Maumere, Ngada, dan Manggarai.

Gempa di NTT pagi tadi pun sempat menimbulkan tsunami kecil di beberapa tempat, meski kini status peringatan dini tsunami sudah dicabut. Besarnya kekuatan gempa pun menyebabkan banyak bangunan runtuh, dan membuat masyarakat panik.

Hingga Sabtu siang, dilaporkan 5 orang meninggal dunia akibat gempa dan beberapa warga luka-luka. Dari 5 orang yang meninggal dunia itu, 2 di antaranya merupakan ibu dan anak yang tewas di tengah reruntuhan rumah mereka.

“Dukacita mendalam kami sampaikan bagi para korban dan keluarga. Semoga korban yang mengalami luka-luka juga dapat segera pulih,” tutur Puan.

Saat ini Pemprov NTT tengah memeriksa detail korban dan kerusakan akibat gempa, terutama yang berada di daerah pedalaman. Puan meminta agar pendataan dipercepat.

“Pendataan yang cepat dapat memudahkan penanganan pascagempa sehingga kebutuhan korban dapat segera diberikan,” ungkap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Adapun gempa turut dirasakan hingga ke provinsi tetangga seperti  di wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), serta di Kabupaten Kepulauan Selayar, dan Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bahkan warga di Selayar dan Bulukumba sempat melakukan evakuasi ke bukit karena terdeteksinya tsunami setinggi 0,5 meter.

Meski peringatan dini telah dicabut, Puan meminta Pemerintah untuk terus melakukan pemantauan di wilayah terdampak. Ia juga mengimbau masyarakat menjauhi laut untuk sementara waktu.

Puan juga meminta Pemerintah memberikan bantuan kepada para wisatawan yang ikut menjadi korban gempa. Hal ini menyusul gempa juga dirasakan cukup besar di kawasan Labuan Bajo, Manggarai Barat, yang merupakan destinasi wisata di NTT.

Saat gempa terjadi, ratusan wisatawan domestik dan mancanegara sempat berhamburan keluar dari hotel. Sejumlah resor hingga hotel di Labuan Bajo juga terlihat rusak parah akibat gempa.

“Para wisatawan ini jauh dari rumahnya. Pemerintah harus memastikan mereka mendapat pertolongan, khususnya bagi wisatawan yang tempatnya menginap rusak,” jelas Puan.

Adapun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa disebabkan oleh aktivitas Flores Back-Arc Thrust atau Sesar Busur Belakang Flores yang merupakan sesar aktif di dasar Laut Flores di utara Pulau Flores.

Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mencatat Flores Back-Arc Thrust menjadi salah satu bencana paling mematikan di Indonesia di mana gempa Flores pada 1992 diakibatkan oleh aktivitas sesar ini dan menelan 2.500 korban jiwa.

Oleh karenanya, Puan meminta Pemerintah untuk memitigasi potensi gempa susulan, apalagi banyak informasi yang beredar mengenai akan terjadinya gempa besar lagi di NTT.

“Pemerintah melalui lembaga yang berwenang harus memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat serta memberikan edukasi untuk mencegah keresahan warga,” pesan Menko PMK tersebut.

Puan juga menegaskan, bantuan logistik harus segera disalurkan kepada warga terdampak gempa secara merata. Khususnya bagi warga yang tempat tinggalnya rusak parah, dan masyarakat di daerah dengan akses yang sulit.

“Dan apabila ada warga yang mengungsi, pastikan tempat pengungsian yang nyaman dan aman. Pengungsian harus ramah terhadap lansia, anak-anak, ibu hamil/menyusui, warga difabel dan yang memiliki penyakit bawaan,” tutup Puan. (awn)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Komisi II DPR RI Dorong Ombudsman Perkuat Pelayanan Publik

Oktober 6, 2026

DPR Sahkan RUU Ketenagakerjaan Menjadi Undang-Undang

Oktober 6, 2026

Dirgahayu TNI ke-81, Sukamta: TNI Semakin Kuat, Pertahanan Indonesia Semakin Kokoh

Oktober 6, 2026
Berita Terkini

Komisi II DPR RI Dorong Ombudsman Perkuat Pelayanan Publik

Oktober 6, 20260 Views

DPR Sahkan RUU Ketenagakerjaan Menjadi Undang-Undang

Oktober 6, 20260 Views

Dirgahayu TNI ke-81, Sukamta: TNI Semakin Kuat, Pertahanan Indonesia Semakin Kokoh

Oktober 6, 20263 Views

Menaker : RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jamin Keadilan

Oktober 6, 20260 Views

Komisi VII Pertimbangkan Perizinan Satu Pintu Untuk Kawasan Industri

Oktober 6, 20262 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20264 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20264 Views

Dirgahayu TNI ke-81, Sukamta: TNI Semakin Kuat, Pertahanan Indonesia Semakin Kokoh

Oktober 6, 20263 Views
Pilihan Editor

Komisi II DPR RI Dorong Ombudsman Perkuat Pelayanan Publik

Oktober 6, 2026

DPR Sahkan RUU Ketenagakerjaan Menjadi Undang-Undang

Oktober 6, 2026

Dirgahayu TNI ke-81, Sukamta: TNI Semakin Kuat, Pertahanan Indonesia Semakin Kokoh

Oktober 6, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?