Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gempa M 7,7 Di NTT, Dipo Desak Evakuasi Dan Bantuan Di Percepat

Agustus 15, 2026

Cara Mudah Membersihkan Kerak Teko Listrik Aman Di Rumah

Agustus 15, 2026

Rambut Beruban Di Usia Muda , Ini Faktor Penyebabnya :

Agustus 15, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Atalia Praratya Gelar Serap Aspirasi Masyarakat untuk Percepat Sertifikasi Halal Produk UMK
DPR

Atalia Praratya Gelar Serap Aspirasi Masyarakat untuk Percepat Sertifikasi Halal Produk UMK

RedaksiBy RedaksiAgustus 15, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id- Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar serap aspirasi dan temu konsultasi layanan sertifikasi halal di Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026). 

Anggota Komisi VIII DPR Atalia Praratya mengatakan serap aspirasi dilakukan dalam rangka mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam memberikan masukan berkaitan layanan sertifikasi halal.

Di sisi lain, mulai 18 Oktober 2026, seluruh produk makanan dan minuman dari Usaha Mikro dan Kecil (UMK), hasil sembelihan, kosmetik, obat tradisional, produk kimia, hingga barang gunaan tertentu wajib memiliki sertifikat halal. 

Ketentuan ini juga berlaku penuh bagi produk luar negeri atau impor yang masuk ke Indonesia. Cakupan Produk Wajib Halal 2026 berdasarkan aturan PP No. 42 Tahun 2024, wajib halal per 18 Oktober 2026 mencakup makanan/minuman (termasuk UMK dan bahan baku), hasil sembelihan, kosmetik, obat tradisional, produk kimia/genetik, serta barang gunaan (sandang, perlengkapan ibadah, dan lainnya.

Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini mengatakan program serap aspirasi menjadi bagian penting untuk memastikan program dan layanan pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

“UMK memiliki peran yang sangat penting. Karena itu, kita perlu terus mendorong kemudahan akses terhadap layanan yang mendukung perkembangan usaha, termasuk melalui pelaksanaan sertifikasi halal,” ujar Atalia. 

Forum serap aspirasi tersebut menjadi ruang dialog untuk mendengar langsung kebutuhan dan masukan masyarakat sekaligus memperkuat layanan dan mempercepat pelaksanaan sertifikasi halal produk usaha mikro dan kecil (UMK).

Kegiatan diikuti oleh para pelaku usaha, perwakilan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), asosiasi usaha, serta para pemangku kepentingan Jaminan Produk Halal (JPH) setempat. 

Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan penting bagi BPJPH dalam mengevaluasi dan menyempurnakan layanan sertifikasi halal agar semakin mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Deputi Bidang Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH Mamat S Burhanudin menyampaikan, percepatan sertifikasi halal produk UMK menjadi salah satu fokus BPJPH. Menurutnya, percepatan sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban regulasi saja, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan daya saing produk UMK. 

“Sertifikat halal bukan hanya sebatas kertas. Ini bisa membantu UMK untuk naik kelas, memberikan perlindungan dan kepastian kehalalan produk bagi konsumen sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen. Juga, menjadi nilai tambah secara ekonomi dan daya saing produk meningkat,” kata Mamat. 

Lebih lanjut, Mamat menambahkan bahwa untuk mendukung kemudahan bagi UMK, BPJPH juga terus memperkuat akses layanan sertifikasi halal serta melakukan sosialisasi, edukasi, literasi dan pendampingan yang memadai. 

Pelaku usaha juga diedukasi dengan berbagai informasi yang jelas mengenai persyaratan, proses sertifikasi, serta skema layanan yang tersedia sesuai dengan jenis produknya. 

Dalam upaya itu, lanjut Mamat, forum serap aspirasi menjadi penting untuk memperoleh gambaran langsung mengenai berbagai hal yang dihadapi pelaku usaha dalam mengakses layanan sertifikasi halal. Masukan masyarakat menjadi bahan bagi BPJPH untuk memastikan kebijakan dan layanan yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Sementara itu, Kepala Balai Jaminan Produk Halal Provinsi Jawa Barat Imam Mutawakkil menyampaikan bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan ekosistem JPH. Potensi tersebut perlu diperkuat melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, LP3H, pendamping, asosiasi, dan pemangku kepentingan lainnya. 

Imam mengatakan kolaborasi tersebut penting untuk memperluas jangkauan edukasi dan pendampingan, sekaligus memastikan pelaku usaha memperoleh informasi dan layanan sertifikasi halal secara lebih mudah.(har)

#Atalia bpjph #atalia dpr #atalia serap aspirasi
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Puan : Persatuan Dan Kesatuan Syarat Keberhasilan Pembangunan Nasional

Agustus 15, 2026

Gempa M 7,7 Di NTT, Dipo Desak Evakuasi Dan Bantuan Di Percepat

Agustus 15, 2026

Legislator Nanang Samodra Lakukan Diseminasi untuk Edukasi dan Akselerasi Sertifikasi Halal UMK di NTB

Agustus 15, 2026
Berita Terkini

Kemenhub Periksa Fasilitas Transportasi Pasca Gempa NTT

Agustus 15, 20261 Views

Puan : Persatuan Dan Kesatuan Syarat Keberhasilan Pembangunan Nasional

Agustus 15, 20261 Views

Gempa M 7,7 Di NTT, Dipo Desak Evakuasi Dan Bantuan Di Percepat

Agustus 15, 20262 Views

Legislator Nanang Samodra Lakukan Diseminasi untuk Edukasi dan Akselerasi Sertifikasi Halal UMK di NTB

Agustus 15, 20260 Views

Atalia Praratya Gelar Serap Aspirasi Masyarakat untuk Percepat Sertifikasi Halal Produk UMK

Agustus 15, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 202634 Views

KWP Minta Anggota DPR Deddy Sitorus Minta Maaf Atas Pernyataan Diduga Menghina Profesi Wartawan 1X24 Jam

Juli 30, 20268 Views

Evita Nursanty : DPR Dan Pemprov Dorong Tata Kelola Berkelanjutan Di Kawasan 3 Gili

Agustus 14, 20267 Views
Pilihan Editor

Kemenhub Periksa Fasilitas Transportasi Pasca Gempa NTT

Agustus 15, 2026

Puan : Persatuan Dan Kesatuan Syarat Keberhasilan Pembangunan Nasional

Agustus 15, 2026

Gempa M 7,7 Di NTT, Dipo Desak Evakuasi Dan Bantuan Di Percepat

Agustus 15, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?