Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Dirgahayu TNI ke-81, Sukamta: TNI Semakin Kuat, Pertahanan Indonesia Semakin Kokoh

Oktober 6, 2026

Komisi VII Pertimbangkan Perizinan Satu Pintu Untuk Kawasan Industri

Oktober 6, 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN CUP 2026 Kalahkan Thailand Skor 4-2

Oktober 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Wihadi Menilai Konsumsi Rumah Tangga Dan UMKM Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi
DPR

Wihadi Menilai Konsumsi Rumah Tangga Dan UMKM Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi

RedaksiBy RedaksiAgustus 14, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Wakil Ketua Banggar DPR RI sekaligus Kapoksi Gerindra Komisi XI DPR RI, Wihadi Wijanto menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,45 persen pada semester I 2026 ditopang oleh sejumlah faktor, mulai dari konsumsi rumah tangga, kemudahan akses kredit, hingga bergeraknya aktivitas usaha masyarakat dan pelaku UMKM.

Menurut Wihadi, angka pertumbuhan tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi yang berlangsung di tengah masyarakat. Salah satu komponen yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan adalah konsumsi rumah tangga yang tetap terjaga.

“Kalau kita melihat 5,45 persen itu adalah angka yang memang terjadi, di mana dasarnya adalah dari konsumsi rumah tangga juga,” ujar Wihadi di sela-sela Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, serta Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Wihadi menjelaskan, perkembangan ekonomi juga perlu dilihat berdasarkan dinamika yang terjadi pada setiap periode. Momentum tertentu, termasuk perayaan Lebaran, menurutnya turut mendorong peningkatan konsumsi dan daya beli masyarakat.

“Kalau kita melihat 5,45 persen itu pertama pada saat kemarin ada waktu Lebaran. Tentunya di situ kan ada daya beli masyarakat,” katanya.

Ia menilai pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari angka secara nasional. Pergerakan aktivitas usaha di tengah masyarakat juga menjadi indikator penting dalam melihat kondisi perekonomian secara lebih luas.

Dalam konteks tersebut, Wihadi menyoroti pentingnya akses terhadap pembiayaan untuk mendukung keberlangsungan dan pengembangan usaha. Kemudahan memperoleh kredit dinilai dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas sekaligus menjaga kegiatan ekonomi tetap berjalan.

“Usaha naik itu adalah salah satunya dengan kredit, dengan pemberian kredit. Terus kemudian juga bagaimana usaha-usaha itu bisa berjalan,” ujar Wihadi.

Selain akses pembiayaan, Wihadi menekankan peran usaha mikro, kecil, dan menengah dalam menciptakan perputaran ekonomi di tingkat masyarakat. Aktivitas UMKM yang menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari dinilainya turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“UMKM-UMKM berjalan juga karena mereka bisa menjual sayur, menjual beras, menjual telur, menjual daging ayam dan segala macam. Ini adalah menumbuhkan daripada pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.

Menurut Wihadi, bergeraknya berbagai jenis usaha di tengah masyarakat memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi. Semakin banyak usaha yang mampu bertahan dan berkembang, semakin besar pula perputaran transaksi serta distribusi barang dan jasa di tingkat masyarakat.

Karena itu, keberlanjutan akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi ke depan. Dukungan terhadap pelaku usaha, termasuk UMKM, dinilai perlu terus diperkuat agar kegiatan ekonomi masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan.

Wihadi berharap kemudahan memperoleh pembiayaan serta terjaganya aktivitas usaha masyarakat dapat terus menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional. 

Dengan semakin kuatnya kegiatan usaha di tingkat masyarakat, perputaran ekonomi diharapkan semakin luas dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian secara keseluruhan. (erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Komisi II DPR RI Dorong Ombudsman Perkuat Pelayanan Publik

Oktober 6, 2026

DPR Sahkan RUU Ketenagakerjaan Menjadi Undang-Undang

Oktober 6, 2026

Dirgahayu TNI ke-81, Sukamta: TNI Semakin Kuat, Pertahanan Indonesia Semakin Kokoh

Oktober 6, 2026
Berita Terkini

Komisi II DPR RI Dorong Ombudsman Perkuat Pelayanan Publik

Oktober 6, 20260 Views

DPR Sahkan RUU Ketenagakerjaan Menjadi Undang-Undang

Oktober 6, 20260 Views

Dirgahayu TNI ke-81, Sukamta: TNI Semakin Kuat, Pertahanan Indonesia Semakin Kokoh

Oktober 6, 20263 Views

Menaker : RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jamin Keadilan

Oktober 6, 20260 Views

Komisi VII Pertimbangkan Perizinan Satu Pintu Untuk Kawasan Industri

Oktober 6, 20262 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20264 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20264 Views

Dirgahayu TNI ke-81, Sukamta: TNI Semakin Kuat, Pertahanan Indonesia Semakin Kokoh

Oktober 6, 20263 Views
Pilihan Editor

Komisi II DPR RI Dorong Ombudsman Perkuat Pelayanan Publik

Oktober 6, 2026

DPR Sahkan RUU Ketenagakerjaan Menjadi Undang-Undang

Oktober 6, 2026

Dirgahayu TNI ke-81, Sukamta: TNI Semakin Kuat, Pertahanan Indonesia Semakin Kokoh

Oktober 6, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?