Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Ketua MPR RI Ahmad Muzani Tegaskan Pentingnya Rawat Persatuan Dan Persaudaraan

Agustus 14, 2026

Evita Nursanty : DPR Dan Pemprov Dorong Tata Kelola Berkelanjutan Di Kawasan 3 Gili

Agustus 14, 2026

Di Sidang Tahunan MPR RI, Presiden Prabowo Beberkan Capaian 21 Bulan Pemerintahan

Agustus 14, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Ketua DPR RI Puan Maharani : 28 RUU Telah Disahkan, 14 RUU Jadi Prioritas Baru
DPR

Ketua DPR RI Puan Maharani : 28 RUU Telah Disahkan, 14 RUU Jadi Prioritas Baru

RedaksiBy RedaksiAgustus 14, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Ketua DPR RI Puan Maharani, menegaskan komitmen parlemen untuk terus memperkuat kinerja dalam menyerap aspirasi masyarakat serta menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

Hal itu disampaikan Puan dalam pidatonya pada rapat paripurna pembukaan masa persidangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Puan mengatakan, selama masa persidangan sejak 2024 hingga masa sidang terakhir, DPR RI bersama pemerintah telah menyelesaikan 28 rancangan undang-undang (RUU) menjadi undang-undang.

“Sejak pertama masa persidangan tahun 2024 hingga terakhir masa sidang telah menyelesaikan 28 rancangan undang-undang menjadi undang-undang,” ujar Puan.

Menurut dia, pembentukan undang-undang merupakan salah satu bentuk pelaksanaan fungsi legislasi DPR RI bersama pemerintah. Namun, kualitas legislasi tidak semata-mata diukur dari jumlah undang-undang yang berhasil disahkan.

“Kualitas pembentukan undang-undang tentu saja tidak hanya diukur dari banyaknya undang-undang yang dihasilkan, akan tetapi seberapa banyak manfaat yang dapat dirasakan rakyat dengan hadirnya undang-undang tersebut,” kata Puan.

Pada masa persidangan kali ini, DPR RI bersama pemerintah akan memfokuskan pembahasan terhadap 14 RUU yang telah memasuki tahap pembicaraan tingkat I.

“Pada masa persidangan ini DPR RI bersama pemerintah akan memfokuskan pembahasan terhadap 14 rancangan undang-undang pada tahap pembicaraan I,” ujarnya.

Selain itu, DPR juga akan melanjutkan pembahasan terhadap 43 RUU yang masih berada dalam tahap penyusunan. Salah satunya adalah RUU tentang Perampasan Aset.

Puan menegaskan, pembahasan RUU Perampasan Aset masih membutuhkan masukan dari masyarakat melalui partisipasi publik yang bermakna atau meaningful participation.

Masukan tersebut dinilai penting untuk memperkuat substansi RUU sekaligus memastikan aturan yang dibentuk memiliki landasan hukum yang kuat.

“RUU tentang perampasan aset masih dalam tahap untuk menerima masukan dari masyarakat yang bermakna atau meaningful participation, sehingga dapat memperkuat substansi undang-undang tersebut dan memiliki pijakan yang kuat,” kata Puan.

Puan menyadari bahwa proses pembentukan undang-undang tidak terlepas dari dinamika politik, baik dalam hubungan antara DPR RI dan pemerintah maupun dalam mengartikulasikan aspirasi berbagai kelompok masyarakat.

Meski demikian, DPR RI bersama pemerintah, kata Puan, akan terus mencari titik temu yang menegaskan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan manfaat bagi masyarakat.

“Dalam setiap pembentukan undang-undang selalu terdapat dinamika politik, baik antara DPR RI dan pemerintah maupun dinamika dalam mengartikulasikan aspirasi kelompok masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembentukan undang-undang harus tetap berorientasi pada kebutuhan hukum nasional serta melibatkan masyarakat secara bermakna.

Komitmen tersebut, lanjut Puan, menjadi bagian dari upaya DPR RI dan pemerintah untuk memastikan setiap produk legislasi tidak hanya memenuhi kebutuhan regulasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, proses legislasi diharapkan tidak berhenti pada pencapaian kuantitatif berupa jumlah undang-undang yang disahkan, melainkan menghasilkan aturan yang benar-benar menjawab kebutuhan dan memberikan kepastian serta kemanfaatan bagi rakyat.

“Kualitas pembentukan undang-undang tentu saja tidak hanya diukur dari banyaknya undang-undang yang dihasilkan, akan tetapi seberapa banyak manfaat yang dapat dirasakan rakyat dengan hadirnya undang-undang tersebut,” pungkasnya.

(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Dasco: DPR Kaji Usulan Presiden Prabowo soal Pengadilan Ad Hoc Khusus BUMN

Agustus 14, 2026

DPR Terima RAPBN Beserta Nota Keuangan 2026, Prioritas dan Manfaat Harus Dirasakan rakyat

Agustus 14, 2026

Evita Nursanty : DPR Dan Pemprov Dorong Tata Kelola Berkelanjutan Di Kawasan 3 Gili

Agustus 14, 2026
Berita Terkini

Dasco: DPR Kaji Usulan Presiden Prabowo soal Pengadilan Ad Hoc Khusus BUMN

Agustus 14, 20260 Views

Ketua DPR RI Puan Maharani : 28 RUU Telah Disahkan, 14 RUU Jadi Prioritas Baru

Agustus 14, 20260 Views

Prabowo : Sejumlah Menteri Dan Pembantunya Sempat Jatuh Sakit Karena Kelelahan

Agustus 14, 20260 Views

DPR Terima RAPBN Beserta Nota Keuangan 2026, Prioritas dan Manfaat Harus Dirasakan rakyat

Agustus 14, 20260 Views

Evita Nursanty : DPR Dan Pemprov Dorong Tata Kelola Berkelanjutan Di Kawasan 3 Gili

Agustus 14, 20266 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 202634 Views

Sejumlah Tokoh Dorong Sejarah Perjuangan Pendirian Kabupaten Kepulauan Meranti Dibukukan

Agustus 8, 202612 Views

KWP Minta Anggota DPR Deddy Sitorus Minta Maaf Atas Pernyataan Diduga Menghina Profesi Wartawan 1X24 Jam

Juli 30, 20268 Views
Pilihan Editor

Dasco: DPR Kaji Usulan Presiden Prabowo soal Pengadilan Ad Hoc Khusus BUMN

Agustus 14, 2026

Ketua DPR RI Puan Maharani : 28 RUU Telah Disahkan, 14 RUU Jadi Prioritas Baru

Agustus 14, 2026

Prabowo : Sejumlah Menteri Dan Pembantunya Sempat Jatuh Sakit Karena Kelelahan

Agustus 14, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?