Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 2026

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 2026

Presiden Prabowo Setuju Bantuan Asing, Kristomei : Kebakaran Hutan Masalah Bersama

Oktober 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » BAKN Nilai Bulog Jadi Kunci Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
DPR

BAKN Nilai Bulog Jadi Kunci Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

RedaksiBy RedaksiJuli 7, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Wakil Ketua BAKN DPR RI Herman Khaeron (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR menilai penguatan tata kelola dan kelembagaan Perum Bulog menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Sebagai instrumen negara, perusahaan plat merah ini dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan, khususnya beras.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua BAKN DPR RI Herman Khaeron usai memimpin pertemuan dengan jajaran Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Barat dalam kunjungan kerja BAKN DPR di Padang, Sumatera Barat, Selasa (7/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pendalaman BAKN terkait telaahan tata kelola ketahanan pangan.

Baca juga:

Rencana Ekspor 1 Juta Ton Beras, Firman Subagyo: Taruhan Berbahaya Bagi Ketahanan Pangan Nasional

“Khusus beras, saya kira memang tata kelolanya yang harus dirapikan kembali. Bahkan jika diurai lebih jauh, Bulog harus diperkuat karena Bulog merupakan satu-satunya institusi negara yang mampu menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan,” ujar Herman.

Politisi Fraksi Partai Demokrat itu menjelaskan Bulog memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras.

Menurutnya, berbeda dengan komoditas lain, proses produksi beras membutuhkan waktu yang panjang, sementara kebutuhan masyarakat harus tetap terpenuhi setiap saat. 

Oleh karena itu, Bulog memerlukan dukungan kelembagaan, pembiayaan, dan infrastruktur yang memadai agar mampu menjalankan penugasan pemerintah secara optimal.

Ia juga menekankan bahwa setiap penugasan pemerintah kepada Bulog harus disertai dengan skema pendanaan yang terukur agar tidak membebani kondisi keuangan perusahaan. 

Di sisi lain, Bulog juga perlu diberikan ruang untuk mengembangkan kapasitas usahanya, termasuk menambah infrastruktur pergudangan guna mengantisipasi meningkatnya jumlah penduduk dan kebutuhan pangan nasional.

“Kalau jumlah penduduk terus meningkat, maka kapasitas gudang Bulog juga harus bertambah. Kalau tidak ditambah, akhirnya harus menyewa gudang. Ketika menyewa, biaya operasional meningkat dan pada akhirnya menjadi tidak efisien,” jelas legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII tersebut.

Lebih lanjut, Herman mengatakan kunjungan kerja tersebut tidak hanya bertujuan menindaklanjuti hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), tetapi juga menghimpun berbagai masukan dari pemangku kepentingan sebagai bahan penyusunan rekomendasi BAKN kepada pemerintah dalam memperkuat tata kelola sektor pangan.

Baginya, penguatan Bulog merupakan bagian penting dalam mewujudkan cita-cita kedaulatan pangan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Sesuai dengan prinsip Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012, ke depan kita harus mampu mewujudkan kedaulatan, kemandirian, ketahanan, dan keamanan pangan,” pungkas Herman. (awn)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Presiden Prabowo Setuju Bantuan Asing, Kristomei : Kebakaran Hutan Masalah Bersama

Oktober 16, 2026

BNPB Akan Bersih Bersih Di Internal Menyusul OTT KPK Dugaan Korupsi DSP Kebencanaan

Oktober 15, 2026

Komisi III DPR Minta Pelaku Korupsi Dana Bencana BNPB Dihukum Berat

Oktober 15, 2026
Berita Terkini

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 20260 Views

Presiden Prabowo Setuju Bantuan Asing, Kristomei : Kebakaran Hutan Masalah Bersama

Oktober 16, 20260 Views

Komisi X Desak Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual Di Unpas

Oktober 16, 20260 Views

BNPB Akan Bersih Bersih Di Internal Menyusul OTT KPK Dugaan Korupsi DSP Kebencanaan

Oktober 15, 20260 Views

Komisi III DPR Minta Pelaku Korupsi Dana Bencana BNPB Dihukum Berat

Oktober 15, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 202614 Views

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 20267 Views

Bambang Purwanto Mengingatkan Menhut Raja Juli Lebih Serius Tangani Karhutla Di Kalteng

Oktober 14, 20266 Views
Pilihan Editor

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 2026

Presiden Prabowo Setuju Bantuan Asing, Kristomei : Kebakaran Hutan Masalah Bersama

Oktober 16, 2026

Komisi X Desak Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual Di Unpas

Oktober 16, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?