Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 2026

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 2026

Presiden Prabowo Setuju Bantuan Asing, Kristomei : Kebakaran Hutan Masalah Bersama

Oktober 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home ยป Soroti Kinerja PT APN, DPR: BUMN Harus Beri Keuntungan Riil, Bukan Angka Semu
DPR

Soroti Kinerja PT APN, DPR: BUMN Harus Beri Keuntungan Riil, Bukan Angka Semu

RedaksiBy RedaksiJuli 6, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Saleh,(Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Saleh, menyoroti adanya jurang pemisah atau kesenjangan yang besar antara target yang direncanakan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dengan realisasi di lapangan, baik dari sisi operasional maupun finansial.

Hal tersebut disampaikan Rahmat dalam Rapat Dengar Pendapa (RDP) Komisi VI DPR bersama Dirut PT PT APN Mohammad Abdul Ghani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Menurut Rahmat, jika hal ini tidak segera dibereskan, ia khawatir hal ini akan merusak reputasi manajemen di bawah kepemimpinan Abdul Ghani.

“Ada dua kesenjangan yang bapak sampaikan, pertama adalah kesenjangan operasional dan yang kedua adalah kesenjangan financial. Dan dua kesenjangan ini kalau seandainya tidak kita clearkan ini bisa menjadi reputasi Agrinas di bawah kepemimpinan bapak dan tim menjadi jelek,” kata Rahmat di ruang rapat Komisi VI DPR RI.

Baca juga:

Ketua Banggar DPR: APBN Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat, Agrinas Tak Perlu Impor Mobil Niaga

Rahmat menegaskan bahwa di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, masyarakat dan negara mengharapkan transparansi serta kinerja yang nyata dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bukan sekadar klaim di atas kertas.

“Kayaknya negara kita termasuk masyarakat sudah bosan di prank dengan angka-angka. Oleh karena itu di bawah kepemimpinan Pak Prabowo ini kita berharap BUMN-BUMN ini memang memberikan angka yang real dan bukan harapan pepesan kosong kepada masyarakat,” tegas Rahmat.

Dalam interupsinya, Rahmat membeberkan sejumlah data kegagalan pencapaian target PT APN yang dinilai sangat timpang.

Salah satunya adalah capaian Tandan Buah Segar (TBS) yang mengalami defisit hingga 40 persen, serta utilitas pabrik kelapa sawit yang mencatatkan defisit hingga 80 persen.

Tak hanya operasional, rapor merah juga terlihat jelas pada sektor keuangan perusahaan. Rahmat mengungkapkan bahwa realisasi pendapatan PT APN jauh panggang dari api.

“Realisasi pendapatan PT APN itu hanya Rp1.833 miliar dari target Rp5.480 miliar, Pak. Itu jauh sekali. Kalau beda-beda 10 persen mungkin enggak apa-apa ya, ini defisit 57 persen,” cecar Rahmat.

Ia pun mempertanyakan letak kesalahan tata kelola ini, apakah bersumber dari perencanaan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang tidak realistis atau karena ketidakmampuan manajemen dalam mengeksekusi rencana kerja.

“Saya tidak tahu di mana salah kita pak, apakah salah kita di perencanaan RKP atau salah kita dalam mengelola perusahaan sehingga target itu tidak tercapai. Tapi menurut saya dua-dua kesalahan ini adalah salah kita,” ujarnya.

“Saya takut masyarakat menyalahkan bapak. Apakah tidak bisa merencanakan capaian atau tidak bisa mencapai apa yang direncanakan,” tambah Rahmat.

Lebih lanjut, legislator Fraksi PKS itu mengingatkan bahwa performa buruk ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Ia menegaskan, masyarakat saat ini membutuhkan BUMN yang mampu memberikan keuntungan nyata serta kontribusi konkret bagi negara, bukan sekadar janji manis lewat angka-angka statistik yang tidak realistis.

“Ini tentu tidak baik bagi sebuah BUMN yang kita berharap dapat memberikan keuntungan yang real bukan angka-angka yang membuat masyarakat terkena frank dalam hal ini,” pungkasnya. (DA)

Anggota Komisi VI DPR RI Mohammad Abdul Ghani PT Agrinas Palma Nusantara PT APN Rahmat Saleh
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Presiden Prabowo Setuju Bantuan Asing, Kristomei : Kebakaran Hutan Masalah Bersama

Oktober 16, 2026

BNPB Akan Bersih Bersih Di Internal Menyusul OTT KPK Dugaan Korupsi DSP Kebencanaan

Oktober 15, 2026

Komisi III DPR Minta Pelaku Korupsi Dana Bencana BNPB Dihukum Berat

Oktober 15, 2026
Berita Terkini

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 20260 Views

Presiden Prabowo Setuju Bantuan Asing, Kristomei : Kebakaran Hutan Masalah Bersama

Oktober 16, 20260 Views

Komisi X Desak Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual Di Unpas

Oktober 16, 20260 Views

BNPB Akan Bersih Bersih Di Internal Menyusul OTT KPK Dugaan Korupsi DSP Kebencanaan

Oktober 15, 20260 Views

Komisi III DPR Minta Pelaku Korupsi Dana Bencana BNPB Dihukum Berat

Oktober 15, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 202614 Views

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 20267 Views

Bambang Purwanto Mengingatkan Menhut Raja Juli Lebih Serius Tangani Karhutla Di Kalteng

Oktober 14, 20266 Views
Pilihan Editor

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 2026

Presiden Prabowo Setuju Bantuan Asing, Kristomei : Kebakaran Hutan Masalah Bersama

Oktober 16, 2026

Komisi X Desak Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual Di Unpas

Oktober 16, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?