Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Hari Museum Indonesia, Revitalisasi Dan Edukasi Kunci Pelestarian Budaya

Oktober 12, 2026

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 2026

Pembekalan Dan Perkuat Kewirausahaan UMKM Desa Pilang 

Oktober 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » DPD RI Sebut Tarif Trump Bukan Ancaman Serius Bagi Perekonomian Nasional
DPD

DPD RI Sebut Tarif Trump Bukan Ancaman Serius Bagi Perekonomian Nasional

RedaksiBy RedaksiJuli 10, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi menilai tarif dagang sebesar 32 persen yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump terhadap Indonesia bukanlah ancaman serius bagi perekonomian nasional.

Namun ia mengingatkan pentingnya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi, politik, dan keamanan nasional agar target pertumbuhan ekonomi 5,8% pada 2026 tetap tercapai.

“Tarif Trump harus kita respon dengan tenang, tidak perlu reaktif. Justru ini momentum bagi Indonesia untuk memperkuat konsolidasi ekonomi dengan negara-negara BRICS dan mencari pasar alternatif baru,” tegas Nawardi di sela-sela Raker dengan Kemenkeu di Gedung DPD RI, Rabu (9/7/2025).

Ia menekankan, kebijakan proteksionis Trump tidak hanya menyasar Indonesia, tetapi juga negara-negara besar sekutu AS seperti Jepang, Korea Selatan, negara-negara Eropa, dan Kanada. Karena itu, Indonesia tak boleh bergantung pada pasar tunggal seperti AS.

“Kalau ekonomi kita hanya tergantung pada satu negara, risikonya besar. Pemerintah harus agresif membuka pasar baru, terutama lewat kerjasama BRICS,” ujarnya.

Nawardi juga menduga kebijakan Trump bersifat jangka pendek dan lebih politis, sehingga tak perlu ditanggapi secara emosional.

“Kalau ini berlangsung lama, justru Amerika sendiri yang akan dirugikan,” tambahnya.

Ia bahkan mengingatkan, jika negara-negara yang dikenai tarif tinggi bisa bersatu, maka AS akan menghadapi tekanan global dan bisa terkucilkan dalam perdagangan dunia.

Lebih lanjut, Nawardi menilai kebijakan tarif ini dapat menjadi pemicu terbentuknya tatanan dunia baru dalam peta ekonomi dan politik global.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah segera merumuskan kebijakan dagang yang adaptif, memberikan stimulus ekonomi untuk UMKM, serta menjaga daya beli rakyat.

“Syarat utama agar target pertumbuhan ekonomi 5% sampai 5,8% pada 2026 tercapai adalah menjaga kestabilan nasional dan memperkuat daya tahan ekonomi domestik,” tandasnya.

Sebagai informasi, tarif 32% yang diumumkan Trump pada 2 April 2025 berlaku hingga kini, meski Indonesia sudah mengirim tim negosiasi ke Washington DC.

Tenggat awal negosiasi berakhir 9 Juli, namun AS memberi perpanjangan hingga 1 Agustus 2025. Trump juga mengancam akan menambah tarif 10% lagi bagi negara-negara BRICS yang menentang kepentingan AS. (*)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Bandara Soetta : Penerbangan Ke Jeddah Dan Madinah Normal

Oktober 12, 2026

Sertifikat Halal Jangan Bebani Pedagang Kaki Lima

Oktober 11, 2026

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026,Marc Marquez Posisi 6

Oktober 11, 2026
Berita Terkini

Mentan Amran Bongkar Dugaan Kejanggalan Produk Beras Fortifikasi

Oktober 12, 20260 Views

Hari Museum Indonesia, Revitalisasi Dan Edukasi Kunci Pelestarian Budaya

Oktober 12, 20263 Views

Komisi X DPR Desak Menkeu Cairkan Tunjangan Guru Yang Belum Dibayarkan

Oktober 12, 20260 Views

Puan Minta Optimalkan Penanganan Darurat Banjir Padang, Utamakan Keselamatan Warga

Oktober 12, 20260 Views

Sari Yuliati Komit Perjuangkan Program P3TGAI untuk Petani di Pulau Lombok

Oktober 12, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202611 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20267 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Mentan Amran Bongkar Dugaan Kejanggalan Produk Beras Fortifikasi

Oktober 12, 2026

Hari Museum Indonesia, Revitalisasi Dan Edukasi Kunci Pelestarian Budaya

Oktober 12, 2026

Komisi X DPR Desak Menkeu Cairkan Tunjangan Guru Yang Belum Dibayarkan

Oktober 12, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?