Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Hari Museum Indonesia, Revitalisasi Dan Edukasi Kunci Pelestarian Budaya

Oktober 12, 2026

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 2026

Pembekalan Dan Perkuat Kewirausahaan UMKM Desa Pilang 

Oktober 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Budidaya Padi Metode ‘Sawah Pokok Murah’ Dorong Pertanian Unggul Biaya Rendah
DPR

Budidaya Padi Metode ‘Sawah Pokok Murah’ Dorong Pertanian Unggul Biaya Rendah

RedaksiBy RedaksiJuni 23, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati (Titiek) Soeharto melakukan panen raya saat Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (21/6/2025). (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati (Titiek) Soeharto memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan oleh petani di kabupaten Agam dalam menerapkan budidaya padi dengan Metode Sawah Pokok Murah (SPM).

Inovasi tersebut dinilai mampu mendukung upaya swasembada pangan, khususnya beras, di tingkat provinsi bahkan nasional.

“Hari ini kami dari Komisi IV DPR RI melakukan panen padi dengan metode Sawah Pokok Murah di Kabupaten Agam. Inovasi ini luar biasa dan kami sangat menyambut baik. Ini merupakan temuan putra daerah yang patut mendapat perhatian lebih,” ujar Titiek dalam Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (21/6/2025).

Untuk itu, Titiek menekankan, pentingnya dukungan pemerintah khususnya dari Kementerian Pertanian, dalam pengembangan metode tersebut.

Ia secara langsung meminta kepada Dirjen Tanaman Pangan Kementan yang turut hadir pada kesempatan itu agar mendukung penyebaran metode SPM tersebut khususnya pada tahap awal di terapkannya yakni di Provinsi Sumbar.

“Kami mendorong agar Kementerian Pertanian memperhatikan dan mendukung inovasi ini agar bisa dikembangkan di Sumatera Barat terlebih dahulu. Jika berhasil, tentu sangat memungkinkan untuk diterapkan di daerah lain di Indonesia,” jelas Politisi Fraksi Partai Gerindra itu.

Menurut Titiek, metode SPM bukan hanya mampu menekan biaya produksi tetapi juga dapat disesuaikan menggunakan bibit yang sesuai dengan kondisi lokal masyarakat Sumbar. Dengan demikian, potensi swasembada beras bisa lebih cepat tercapai.

“Mudah-mudahan Sumbar segera bisa swasembada beras. Jadi tidak perlu lagi mendatangkan beras dari luar. Ini bisa menjadi langkah awal dan percontohan yang baik untuk mempercepat keinginan pemerintah, dalam hal ini Bapak Presiden Prabowo, untuk mewujudkan swasembada pangan,” tandasnya.

Hal senada turut diungkapkan oleh Anggota Komisi IV DPR RI Darori Wonodipuro yang menilai metode SPM merupakan sebuah potensi besar dengan biaya rendah.

Menurutnya program tersebut layak dijadikan proyek percontohan nasional yang bisa mendukung pencapaian ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Indonesia.

“Saya melihat langsung bahwa pola tanam sawah bapokok murah di Agam ini luar biasa. Dalam setahun bisa panen tiga kali, dan selain padi, petani juga bisa memelihara ikan dan belut di sela-sela paritnya. Ini sangat hemat dan produktif,” ujar Darori.

Ia menambahkan bahwa dalam satu hektare lahan petani rata-rata dapat menghasilkan hingga 5 kuintal padi. Ditambah dengan hasil sampingan seperti ikan dan belut menurutnya dapat memberi nilai ekonomi tambahan bagi petani setempat.

“Sistemnya sederhana, cepat, dan murah. Petani di sini luar biasa dalam satu hari mereka bisa bekerja 8–10 jam dan menyelesaikan pekerjaan yang biasanya butuh waktu dua hingga tiga hari. Ini tentu sangat menghemat ongkos produksi,” jelas Darori.

Darori turut menyoroti peran tokoh lokal setempat yang menemukan inovasi SPM menurutnya hal ini sejalan dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan nasional.

“Harapan kita ini bisa menjadi motivasi untuk dikembangkan di seluruh Sumbar dan bahkan ke provinsi lain. Program ini sejalan dengan arahan Presiden soal swasembada beras,” imbuhnya. (*)

DPR Komisi IV Panen Raya Sawah Pokok Murah Titiek Soeharto
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Komisi X DPR Desak Menkeu Cairkan Tunjangan Guru Yang Belum Dibayarkan

Oktober 12, 2026

Puan Minta Optimalkan Penanganan Darurat Banjir Padang, Utamakan Keselamatan Warga

Oktober 12, 2026

Sari Yuliati Komit Perjuangkan Program P3TGAI untuk Petani di Pulau Lombok

Oktober 12, 2026
Berita Terkini

Hari Museum Indonesia, Revitalisasi Dan Edukasi Kunci Pelestarian Budaya

Oktober 12, 20263 Views

Komisi X DPR Desak Menkeu Cairkan Tunjangan Guru Yang Belum Dibayarkan

Oktober 12, 20260 Views

Puan Minta Optimalkan Penanganan Darurat Banjir Padang, Utamakan Keselamatan Warga

Oktober 12, 20260 Views

Sari Yuliati Komit Perjuangkan Program P3TGAI untuk Petani di Pulau Lombok

Oktober 12, 20260 Views

Teken SEB dengan Mentan, Mendagri Minta Daerah Sukseskan Swasembada Pangan

Oktober 12, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202611 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20267 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Hari Museum Indonesia, Revitalisasi Dan Edukasi Kunci Pelestarian Budaya

Oktober 12, 2026

Komisi X DPR Desak Menkeu Cairkan Tunjangan Guru Yang Belum Dibayarkan

Oktober 12, 2026

Puan Minta Optimalkan Penanganan Darurat Banjir Padang, Utamakan Keselamatan Warga

Oktober 12, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?